Halaman

Rabu, 11 Januari 2017

Taman Nasional Baluran - Africa Van Java (Part 1)

Menurut kalian, apa sih Taman Nasional itu? Hehehe

Cerita ini saya tulis setelah melakukan trip bersama teman saya yang berasal dari Situbondo. Sudah lama sih sebenarnya, tapi mengumpulkan mood untuk menulis ini yang cukup lama hehehehehe. Dari spoiler diatas, ada yang tau kita trip kemana? Yaps! Taman Nasional Baluran!

Taman Nasional Baluran terletak di perbatasan Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Banyuwangi yang terletak di ujung timur Pulau Jawa. Kalau saya bilang sih hampir mendekati sunrise of java hehehe. Perjalanan saya lakukan bersama partner jalan saya, namanya Bella Shintya (jangan lupa kunjungi blog-nya ya hehe) dari Kota Surabaya. Kabupaten Situbondo bisa ditempuh dengan menggunakan bus dengan lama perjalanan 5-6 jam.

Karena kami melakukan perjalanan pada sore hari dari Surabaya, akhirnya kami sampai di Situbondo malam hari. Kami dijemput oleh teman kuliah kami yang tinggal di Situbondo, untungnya dia masih bangun walau kami sampai Situbondo sekitar pukul 11 malam hehehe. Trip kali ini kami diizinkan untuk menginap di rumahnya selama 1 malam, Alhamdulillah gratis hehehehe. Setelah sampai rumah, akhirnya kami langsung tidur karena kelelahan.

Keeseokan harinya pada hari pertama trip (dari Situbondo), kami berencana langsung mengunjungi Taman Nasional Baluran dengan objek wisata Padang Savana Bekol dan Pantai Bama. Perjalanan kami tempuh selama hampir 1,5 jam menggunakan sepeda motor. Saat hampir memasuki kawasan Baluran, kami disambut oleh tulisan “TN BALURAN” yang cukup besar di pinggir jalan dan suasana hutan yang sayangnya sedang mongering dan lumayan tandus. Setelah memasuki pintu gerbang Taman Nasional Baluran kami langsung membeli tiket masuk dan sedikit snack dan cadangan bensin karena objek wisata yang kami tuju harus dilalui dengan melewati jalanan makadam yang sangat panjang. Ujian dimulai dari titik ini karena kekuatan tangan dan punggung akan diuji ketahannya. Harap sabar.. ini ujian.. Hehehehe

Daaaaaaann setelah tangan dan punggung pegal-pegal karena perjalanan yang (sangat) berat, sampailah kita pada objek wisata pertama, Savana Bekol! Karena saya dan teman-teman sudah tidak tahan dengan terik matahari, kami dengan cepat menepikan motor ke pohon yang terletak di tengah padang savana.

Pohon yang Terletak di Tengah Savanna

Pemandangan dari Bawah Pohon

Jika sedang beruntung, kita dapat melihat kawasan banteng atau rusa yang mencari makan di savanna bekol. Saya sendiri hanya dapat melihat satu ekor banteng yang terletak sangat jauh dari pohon tempat kami beristirahat, saat akan mengganti lensa panjang untuk membidik banteng tersebut, akhirnya banteng tersebut sudah menghilang. Entah yang saya lihat beneran banteng atau “banteng-bantengan” hehehe.

Di dekat Savana Bekol, terdapat beberapa fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung, seperti warung makan, penginapan, musholla, toilet, serta terdapat menara untuk melihat savanna dari ketinggian. Karena saya sudah tidak sabar ingin melihat savanna dengan perspektif yang lain, akhirnya saya langsung menuju ke menara tersebut. Perlu diingat, bahwa di lokasi ini banyak sekali monyet yang berkeliaran, memang mereka tidak akan mengganggu pengunjung, namun jika terlihat kita sedang membawa makanan atau minuman, entah mengapa monyet-monyet ini langsung menghadang kita di depan dan berteriak-teriak. Jadi kalau mau kesini, sembunyikan saja makanan kalian di tas atau ditempat yang aman, agar tidak berebut dengan kawanan monyet hehehe.

Inilah dia, view yang dapat dilihat dari atas menara :

Pemandangan dari Atas Menara


Pemandangan dari Atas Menara (II)

Setelah asik melihat pemandangan dari atas, akhirnya kami meneruskan perjalanan menuju Pantai Bama di ujung Taman Nasional Baluran. Penasaran dengan ceritanya? Stay tune! :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar